Sakit Hati

Filed under: ARTIKEL |

Baca Ayub 5:2 ” Sesungguhnya orang bodoh dibunuh oleh sakit hati, dan orang bebal di matikan oleh iri hati ”

Sekali peristiwa seorang anak membunuh ibunya, semua orang memvonis bahwa anak itulah yang bersalah.Namun, setelah kasus tersebut ditangani oleh sesorang psikolog, barulah ketahuan bahwa motif pembunuhan itu dikarenakan sakit hati. Sejak kecil anak itu telah menyimpan sakit hati yang luar biasa. Ia pernah memergoki ibunya berbuat serong hingga sekujur tubuhnya berdarah-darah, Ia pernah tidak diberi uang jajan selama seminggu, dan bahkan pernah diusir ibunya karena ia dianggap bukan anaknya, rasa sakit  hati yang dalam telah tumbuh subur didalam dirinya, suatu hari ia sudah tidak dapat menahan dirinya dan membunuh ibunya.

Sungguh mengenaskan kejadian itu, tetapi dari peristiwa tersebut kita dapat memetik pelajaran bahwa karena sakit hari orang bisa melakukan apa saja, termasuk membunuh ibunya sendiri.kita  tahu bahwa sakit hati itu dosa . dikatakan dosa karena sakit hati bisa mengakibatkan kematian ( Ayub 21:25) oleh sebab itu, dalam Ayub 5:2 dikatakan bahwa orang yang sakit hati adalah orang yang bodoh namun, pada kenyataanya, tidak mudah bagi kita untuk melepaskan sakit hati, terlebih bila kita terus menerus dihina.

Dalam mazmur 6: 8 dikatakan bahwa karena sakit hati, mata kita bisa mengidap atau rabun, sulit bagi kita untuk bisa melihat mana yang baik dan mana yang tidak baik kalau sakit hati menggerogoti kita, hidup kita dipenuhi dengan kebencian atau perkara-perkara yang tidak berkenan di mata Allah, bahkan akhirnya kita menyakiti diri kita sendiri.

Oleh sebab itu, buanglah sakit hati, hiduplah dalam ketaatan kepada firman-Nya, dan jangan mau dikuasai oleh sakit hati. sebagai gantinya, belajarlah untuk memelihara kasih persaudaraan terhadap sesama kita, untuk itu mintalah pertolongan dari Allah secara terus menerus agar ia memperbaharui hati kita  hari lepas hari, dengan demikian Allah akan mengubah dan menjadikan mata hati kita terang (Efesus:1:18).

Hati yang selalu berfokus pada perkara-perkara surgawi akan diubahNYA menjadi hati yang penuh harap, syukur,dan pujian kepada Allah.

Biarlah Allah menjadikan mata hati kita terang!

Ditulis: RT

Share This Post

Posted by on October 14, 2012. Filed under ARTIKEL. You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0. You can leave a response or trackback to this entry