Rancangan kita adalah Rancangan Tuhan

Filed under: ARTIKEL |

“Siapa yang menentukan apa yang akan anda kerjakan dan lakukan setiap hari, Anda sendiri ? situasi atau Tuhan ?”

Baca: Matius 7:21

Bukan setiap orang yang berseru kepada-Ku: Tuhan, Tuhan! akan masuk ke dalam Kerajaan Sorga, melainkan dia yang melakukan kehendak Bapa-Ku yang di sorga.

 

Seringkali kita disibukan oleh pekerjaan rutin kita sehari-hari, dan dunia membawa kita suatu keadaan manusia hanya mementingkan dirinya sendiri, dan hal itu tidak menutup kemungkinan kita sebagai orang kristen juga melakukan hal itu, banyak sekali yang kita temukan dari seorang aktifis maupun seorang pelayan tuhan yang hanya melakukan pelayanan untuk kepentingan / ambisinya sendiri, bukan berdasarkan karena kerinduan dan kehausan untuk melayani tuhan dan sesama manusia.

Bagaimana menyelaraskan kehendak kita dengan kehendak Tuhan atau rancangan kita dengan rancangan Tuhan, itulah yang paling sulit kita lakukan, karena seringkali kehendak kita tidak sejalan dengan keinginan Tuhan, kodrat manusia adalah dalam daging sehingga sebagian besar dipengaruhi oleh keinginan daging, proses untuk menyamakan rancangan kita dengan Tuhan membutuhkan proses dan tidak instan, hal-hal yang diperlukan oleh kita untuk dapat menyamakan rancangan kita = rancangan tuhan adalah:

1.Hati rela dibentuk

mempunyai hati yang rindu dan mau dibentuk oleh firman Tuhan

Setiap kita mendengar firman Tuhan, kita mau menjadi pelaku firman dan bukan pendengar firman.

2. Kerendahan hati

mempunyai hati yang mau merendahkan diri dan menyingkirkan ego nya sendiri.

Setiap kita mengalami masalah dan problema kehidupan, Bukan mengandalkan kekuatan / kehebatan diri sendiri, tapi selalu merendahkan diri dihadapan Tuhan, bahwa kita bukan siapa2x tapi Tuhan yang berkuasa memberi kita kekuatan.

3. Bersekutu dengan Tuhan,  

mempunyai hati yang rindu untuk bersekutu dengan Tuhan hari lepas hari, waktu demi waktu, menit demi menit, dimana pun dan kapanpun.

Setiap hari kita mau merindukan kebersamaan dengan Tuhan dan mau berdialog dengan Tuhan agar kita diberikan pengenalan akan Tuhan lebih dalam lagi .

 

“Supaya waktu yang sisa jangan kamu pergunakan menurut keinginan manusia, tetapi menurut kehendak Allah.” (1 Petrus 4:2)

Ditulis oleh : Redaksi Team Renungan DoaPagi.com

 

Share This Post

Posted by on October 1, 2012. Filed under ARTIKEL. You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0. You can leave a response or trackback to this entry