Penundaan

Filed under: ARTIKEL |

Baca Pengkotbah 5:4  “Kalau engkau bernazar kepada Allah, janganlah menunda-nunda menepatinya, karena Ia tidak senang kepada orang-orang bodoh. Tepatilah nazarmu “

Kisah Robin seorang penjaga gerbang tol masuk ke jalan yang menuju kota Gloucester, Teriakan “Pintu Gerbang !.” dari dalam. lalu semuanya sunyi kembali. Penunggang kereta itu turun, kemudian mengetuk pintu gerbang itu dengan cambuknya, tetapi tidak ada jawaban, setelah mengangkat pengancing pintu, pelancong itu masuk, didapatinya robin sedang tidur lelap, setelah terbangun karena dipanggil-panggil, orang tua itu berkata,”saya sudah begitu terbiasa mendengar teriakan “Pintu Gerbang”, sehingga saya segera menjawab , Ya , sebentar ! lalu tidur lagi.

Demikianlah juga halnya dengan beberapa orang berdosa yang dibangunkan, sungguh sayang !. Perumpamaan diatas menegur kita orang-orang berdosa yang selalu menunda nunda pertobatan, menunda berarti komitmen akan melakukan tetapi tidak melakukan dengan segera, banyak sekali orang kristen jaman sekarang yang menunda untuk hidup kudus, berkenan dan sempurna dihadapan Allah.

Ada seorang pemuda kristen yang sejak muda kecanduan nikotin, pemuda ini sulit sekali untuk berhenti dari kebiasannya untuk merokok, bahkan konsumi rokoknya makin hari makin banyak, ada suatu kali pemuda ini sudah bertekat untuk berhenti dari kebiasaanya ini, karena dia tahu bahwa kebiasaan ini akan merusak kesehatan tubuhnya sendiri. dan hal ini pasti tidak menyenangkan hati Tuhan. oleh karena itu dia bertekat dalam dirinya untuk berhenti dalam tahun itu, semua aksi sudah dilakukan bahkan membuang korek dan slop rokok yang tersisa, tapi akhirnya  beberapa hari kemudian dia kembali kepada kebiasaannya yang semula.

Kisah pemuda kristen yang perokok berat ini adalah kisah nyata, kenapa pemuda ini susah  untuk membuang kebiasaannya itu, tentu sebabnya adalah dia tidak bersungguh – sungguh untuk membuang kebiasaan rokok itu pada saat itu juga, dengan menunda besok atau tunggu sudah tua baru berubah, selagi muda nikmati masa muda dulu., pepatah demikian seringkali melemahkan dan menina bobokan Umat Tuhan jaman sekarang untuk selalu menunda pertobatan untuk memiliki hidup baru.

Berjaga-jagalah saudaraku dari tidurmu, jangan terlelap dengan kehidupan dunia ini beserta kesenangannya ingat hari Tuhan datang seperti pencuri pada malam hari (1 Tes 5:2).oleh karena itu jangan menunda-nunda untuk pertobatan yang sesungguhnya.

Jangan menunda-menunda untuk bertobat, ingat waktunya sudah dekat !

Share This Post

Posted by on October 31, 2012. Filed under ARTIKEL. You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0. You can leave a response or trackback to this entry