Penderitaan karena kesalahan kita

Filed under: ARTIKEL |

Baca Roma 2:9 : “Penderitaan dan kesesakan akan menimpa setiap orang yang hidup yang berbuat jahat, pertama-tama orang Yahudi dan juga orang Yunani, “

Kematian Raja Saul dan anak-anaknya bukanlah disebabkan karena mereka kurang pandai berperang, tetapi karena kesalahan raja Saul yang tidak bergantung penuh kepada Tuhan, saat ancaman datang, Saul tidak mencari pertolongan dari Tuhan melainkan kepada petunjuk Arwah (1 Tawarikh 10:13-14).

Bagi orang beriman , Allah tidak pernah kalah, kekalahan raja Saul dan tentara Israel waktu itu Bukan disebabkan karena dewa orang filistin lebih hebat daripada allah Israel, tetapi allah membiarkan tentara filistin memenangkan peperangan. Allah membiarkan israel mengalami kekalahan dalam berperang karena allah hendak menghukum umatNYA yang telah berlaku tidak setia dan meninggalkan Dia.

Kisah seorang pemain forex yang mempertaruhkan seluruh harta kekayaannya seluruh tabungan untuk keluarga & bahkan meminjam uang dibank untuk  di habiskan untuk modal dalam berinvestasi dalam satu wadah yang sangat beresiko tinggi, yang diinginkan adalah kekayaan dalam waktu singkat tanpa bergantung kepada akal sehat dan kehendak Tuhan, tapi kehendak sendirilah yang dia lakukan dan keserakahan untuk menikmati hidup, akhir kisah pemain forex ini adalah jatuh miskin dan merasa Tuhan meninggalkan dia.

Bagi kita  yang hidup di zaman ini, jika kita mengalami penderitaan, masalah hidup, masalah rumah tangga, masalah keuangan, sakit penyakit, kerugian, kecelakaan, hal itu seringkali diijinkan oleh Allah terjadi dalam hidup kita,  karena Allah ingin mendidik kita dan memproses hidup kita, sehingga kita dikembalikan kepada rancanganNYA Yang semula yaitu kita menjadi anak-anak Allah yang berkenan kepadaNYA dan selalu bergantung kepada dia dan taat kepada kehendakNYA, bukan kehendak kita yang kita tapi Kehendak Allah yang terjadi dalam hidup kita.

“..Apakah kita pernah mengalami masalah hidup, tapi sudahkah kita mengintrospeksi diri ? kehendak Tuhan atau kehendak kita yang lebih kuat ?..”

Ditulis oleh: Redaksi Team Renungan DoaPagi.com

Share This Post

Posted by on October 3, 2012. Filed under ARTIKEL. You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0. You can leave a response or trackback to this entry