Orang fasik lebih beruntung

Filed under: ARTIKEL |

Baca MAZMUR 37 :35 ” Aku melihat seorang fasik yang gagah sombong, yang tumbuh mekar seperti pohon aras Libanon;”

” Sebab aku cemburu kepada pembual-pembual, kalau aku melihat kemujuran orang-orang fasik.Sebab kesakitan tidak ada pada mereka, sehat dan gemuk tubuh mereka;mereka tidak mengalami kesusahan manusia, dan mereka tidak kena tulah seperti orang lain. Sebab itu mereka berkalungkan kecongkakan dan berpakaian kekerasan. ” (Mazmur 73:3-6)

Lebih dari seabad yang lalu, seorang putri bangsawan Jerman yang tidak percaya kepada Tuhan Yesus telah meninggalkan pesan agar kelak kuburannya ditutup dengan selempeng batu granit tebal serta batu-batu besar yang diperkuat lagi dengan rantai besi sekelilingnya. Dan pada granit itu ia minta diukirkan kata-kata yang begini bunyinya ” Kuburan ini tidak boleh dibuka sampai selama-lamanya”. Satu biji kecil tumbuh dibawah batu penutup kubur itu, lalu bertunas. Akar-akarnya menembus diantara lempengan batu tersebut, sementara pohon itu semakin lama makin besar, batu granit tadi terangkat. Kuburan ini masih ada sampai sekarang ini di Hanover, ini sebuah kisah tantangan orang fasik terhadap campur tangan Allah, dan biji kecil yang tumbuh mengangkat batu granit inipun sebagai jawaban Allah terhadap tantangan orang fasik.

Kisah nyata diatas, sebagai gambaran iman bahwa Tuhan akan menghukum orang fasik dan dia akan menunjukan kekuasaan dan penghukumannya kepada orang fasik.

Seringkali kita melihat orang fasik lebih mujur dibanding kita yang percaya dan beriman kepada kristus, sakit penyakit penyakit tidak ada pada mereka, walaupun mereka berbuat curang dan busuk tapi kenyataannya kemakmuran dan kekayaan tetap melekat pada mereka, tubuh mereka gemuk dan kesialan tidak ada pada mereka (maxmur 73:3-6).

Fenomena ini banyak dipertanyakan oleh orang percaya, mengapa orang fasik / orang yang tidak percaya Tuhan Yesus lebih beruntung dari kita yang sudah menjadi Anak-anakNYA. dalam kitab MAZMUR 94:3 berkata : “Berapa lama lagi orang-orang fasik, ya TUHAN, berapa lama lagi orang-orang fasik beria-ria?”

Kenyataan dan akhir dari hidup orang fasik banyak diceritakan dalam kitab ayub dan mazmur, Alkitab menulis kesudahan orang fasik adalah seperti sekam dalam jerami, yang mudah terbakar dan mudah hilang di tiup angin.

Akhir kesudahan orang fasik  ditulis dalam kitab Mazmur :

73:16 Tetapi ketika aku bermaksud untuk mengetahuinya, hal itu menjadi kesulitan di mataku,
73:17 sampai aku masuk ke dalam tempat kudus Allah, dan memperhatikan kesudahan mereka.
73:18 Sesungguhnya di tempat-tempat licin Kautaruh mereka, Kaujatuhkan mereka sehingga hancur.
73:19 Betapa binasa mereka dalam sekejap mata, lenyap, habis oleh karena kedahsyatan!

” Karena sedikit waktu lagi, maka lenyaplah orang fasik; jika engkau memperhatikan tempatnya, maka ia sudah tidak ada lagi.” (Mazmur 37:10)

 

 

 

 

 

 

AYUB 20:5  ” bahwa sorak-sorai orang fasik hanya sebentar saja, dan sukacita orang durhaka hanya sekejap mata?”

Share This Post

Posted by on October 4, 2012. Filed under ARTIKEL. You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0. You can leave a response or trackback to this entry