Membayar Pajak (bagian kedua)

Filed under: ARTIKEL |

 Baca Matius 22 :21 ” Jawab mereka: “Gambar dan tulisan Kaisar.” Lalu kata Yesus kepada mereka: “Berikanlah kepada Kaisar apa yang wajib kamu berikan kepada Kaisar dan kepada Allah apa yang wajib kamu berikan kepada Allah.” “

Berikanlah kepada Kaisar apa yang wajib kamu berikan kepada Kaisar dan Berikan kepada Allah apa yang wajib kamu berikan kepada Allah, jawaban  ini dikemukan oleh Tuhan Yesus dalam menjawab pertanyaan jebakan dari orang Herodian dan orang Farisi mengenai boleh tidak membayar pajak kepada kaisar romawi.

Hal ini berarti, bahwa kita harus memberikan apa yang sepatutnya kita berikan kepada negara dan apa sepatutnya kita berikan kepada Tuhan, Tuhan Yesus memberikan jawaban itu, berarti kita sebagai warga negara yang baik wajib memberikan apa yang menjadi bagian negara dan kita juga harus bertanggung jawab atas apa yang akan kita berikan kepada Tuhan.

Bagian yang harus kita berikan kepada Tuhan adalah, segenap pikiran, waktu, hidup dan harta untuk dipersembahkan kepada kemuliaan Tuhan.

Jadi sebagai warga negara yang baik, kita harus tunduk kepada negara selama yang kita mau tunduk itu tidak bertentangan dengan hukum Tuhan, Tuhan Yesus sendiri yang mengajarkan bahwa kita harus tunduk kepada Negara jika tidak melawan kebenaran dari firman Tuhan.

Menurut politikus belanda yang juga seorang teolog,  yang pernah menjadi perdana menteri di abad 19, mengatakan bahwa ada 3 tatanan besar yang mengatur kehidupan di dunia ini :

1. Tuhan

2. Negara

3. Keluarga

Jadi didalam dunia ini ada 3 tatanan besar yang mengatur alam semesta ini, yang paling atas adalah kita harus dahulukan Tuhan, yang kedua adalah dahulukan Negara dan yang ketiga yang paling kecil adalah keluarga. 3 tatanan ini saling bersinergi, jadi Tuhan adalah yang paling penting yang harus kita dahulukan.

Contoh extrim adalah di negara China, terdapat 2 gereja di China yaitu :

1. Gereja Pemerintah

2. Gereja Bawah Tanah

Gereja pemerintah hanya ada 2 jenis di China, sedangkan sebagian besar adalah gereja bawah tanah, gereja bawah tanah adalah bukan gereja di bawah tanah tapi  gereja yang tidak resmi / tidak ada ijin dari pemerintah. karena gereja di China adalah gereja yang sangat dikontrol oleh pemerintah china, ibaratnya di setir / dikemudikan oleh pemerintah pertumbuhan maupun pengajarannya.

Gereja tidak dapat di setir / dikendalikan oleh siapapun, baik itu individu, pendeta,  maupun pemerintahnya, Gereja harus bertumbuh sesuai dengan kebenaran dari Firman Tuhan, oleh karena itu umat Tuhan harus menyadari prioritas yang paling penting dalam hidup ini.

Maukah saudara menempatkan Tuhan sebagai Prioritas Pertama dalam hidup ?

Ditulis oleh RT

 

Share This Post

Posted by on October 29, 2012. Filed under ARTIKEL. You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0. You can leave a response or trackback to this entry