Keras Kepala

Filed under: ARTIKEL |

Baca Filipi 4:13 ” Segala Perkara dapat kutanggung didalam dia yang memberi kekuatan kepadaku “

Kalau kita meninjau kembali sejarah hidup kita, kita akan melihat bahwa sifat keras kepala sangat melekat dengan diri kita, Ketika kita diberi tahu supaya kita melakukan sesuatu dengan cara tertentu, sering kita tak peduli atau menolak. Kita selalu lebih suka melakukan kehendak kita sendiri, walaupun berkali-kali dijelaskan cara yang tepat dan benar ; tetap saja kita tidak mau menuruti, akibatnya tidak sedikit kerugian yang kita alami.

Saudara sebenarnya mempertahankan sifat keras kepala bukanlah sikap yang bijaksana. Sebagai contoh adalah bangsa Israel dalam perjanjian Lama. suatu kesalahan besar yang menyebabkan bangsa itu tidak berkenan kepada Allah ialah sifat keras kepala mereka. mereka tidak mau datang kepada Allah dan hidup menurut ketetapan-ketetapanNya.

Sekalipun Allah telah membawa bangsa Israel keluar dari tanah mesir dan perbudakan, mereka bukannya berterima kasih Tuhan, malah mereka bersungut-sungut dan tegar tengkuk. Mereka bahkan menyembah berhala, dan itu dimulai dari jaman musa sampai dengan Maleakhi, Ia menasihati bangsa itu dengan keras.bahkan Allah berkata bahwa ia akan mendatangkan murka bila mereka keras kepala. Ketika  Allah membuang bangsa itu ke babel, kemudian mengembalikan mereka ke tanah perjanjian. tetap saja bangsa itu berkeras kepala. Allah kemudian mengutus Yesus Kristus kedalam dunia untuk mendamaikan bangsa itu dengan Nya.

Apa yang terjadi pada bangsa Israel sering juga terjadi pada diri kita. Ketika kita membutuhkan pertolongan Allah, Lalu Allah belum juga menolong kita (menurut pikiran kita).  Kita memprotes kepada Allah. Ketika kita mengalami keberhasilan dalam pekerjaan atau dalam bidang-bidang kehidupan lainnya, kita lupa pada Allah dan hidup di luar jalur Allah, sikap yang demikian menunjukan bahwa kita sedang melawan Allah.

Dalam ayat diatas yang menjadi bacaan kita, paulus mengatakan bahwa Allah akan memenuhi segala keperluan kita menurut kekayaan dan kemuliaan NYA didalam Kristus Yesus, artinya Allah akan memelihara segala kebutuhan kita, bahkan ia dapat menjauhkan kita dari segala godaan.

Karena sifat keras kepala dapat mendatangkan hal-hal yang buruk bagi kehidupan kita dan merusak hubungan kita dengan Allah, marilah kita membuang sifat keras kepala itu dan memohon kepada Allah untuk memberikan hati yang rela dididik agar kita selalu taat kepada Nya.

Ditulis oleh: RT

 

Share This Post

Posted by on October 13, 2012. Filed under ARTIKEL. You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0. You can leave a response or trackback to this entry