Kebahagian Sejati

Filed under: ARTIKEL |

Baca Yeremia 7:23 : “hanya yang berikut inilah yang telah Kuperintahkan kepada mereka: Dengarkanlah suara-Ku, maka Aku akan menjadi Allahmu dan kamu akan menjadi umat-Ku, dan ikutilah seluruh jalan yang Kuperintahkan kepadamu, supaya kamu berbahagia!”

Kebahagian seseorang sering diukur dengan kelimpahan materi, hidup yang berkecukupan, mempunyai pasangan yang dicintai, mempunyai keturunan, kehidupan seks yang baik, mempunyai karir yang tinggi,  kehormatan dan pendidikan yang tinggi.

Jadi kebahagian manusia terletak kepada nilainya, apakah nilai yang diutamakan dari diri seseorang adalah kelimpahan materi dan uang, apakah itu kehormatan , keturunan, seks, pasangan hidup, mobil, rumah mewah dsb. Jika Nilai kebahagian seseorang diletakan pada pemenuhan kebutuhan jasmani, pastilah kita tidak akan puas dan kita pasti kecewa. Karena kebahagian yang didapat adalah kebahagian yang semu / sementara. Percaya kepada manusia / mengandalkan barang fana adalah sesuatu yang salah, karena manusia bisa berubah suatu waktu dan mengejar barang fana akan lenyap suatu waktu.

Contoh ekstrim kebahagian manusia yang diletakan pada kebahagian yang ada di dunia ini, adalah jika seseorang sudah memiliki Gaji 10 Juta dia pasti berkata bahwa dia sudah puas, tapi setelah dia sudah mencapai gaji 10 juta dia akan mengejar gaji 20 juta, begitu seterusnya, mungkin anda berkata anda tidak seoptimis seperti itu, oke contoh lain jika kebahagian seseorang di letakan pada cinta pada pasangan hidupnya, jika salah satu pasangan hidup anda meninggalkan anda, entah dia menikah lagi atau meninggal dunia, tentu anda akan merasa hidup ini tidak berarti lagi untuk anda, bahkan tidak sedikit yang mengambil tindakan mengakhiri hidupnya dengan bunuh diri.

Jadi saudaraku, semua kebahagian yang diletakan atas dasar apa yang ada di dunia ini adalah kebahagian semu /sementara, Kebahagian yang dilandaskan oleh pemenuhan kebutuhan jasmani seperti ; uang, harta, seks,  mobil mewah dan rumah mewah hanyalah kebahagian yang sementara saudaraku, hidup manusia paling lama hanya 70-80 thn, harta yang kita miliki bisa habis dalam sekejap, atau tidak bisa kita nikmati untuk selamanya,  oleh karena itu kejarlah kebahagian yang sejati, kebahagian yang tidak mungkin lari dari kita untuk selama-lamanya adalah kebahagian dimana hati seseorang hanya difokuskan kepada Tuhan, memindahkan semua harta kita ke surga adalah salah satu cara untuk menempatkan hati kita terus berfokus kepada Allah, karena dimana hartamu berada di situ hatimu berada, jika matamu gelap maka gelaplah seluruh tubuhmu, jika matamu terang maka teranglah hidupmu.

Didalam kitab pengkotbah 8:12 dikatakan bahwa orang fasik akan panjang umur tetapi orang benar akan beroleh kebahagian sebab mereka takut terhadap hadiratnya.

Jadi saudaraku dimanakah letak nilai kebahagian anda, di dunia atau di surga, tentukan sekarang juga ?

Ditulis oleh RT

Share This Post

Posted by on October 30, 2012. Filed under ARTIKEL. You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0. You can leave a response or trackback to this entry