Jalan Menuju Hidup Kekal

Filed under: Teologia Kebenaran |

Matius 19:16

Ada seorang datang kepada Yesus, dan berkata: “Guru, perbuatan baik apakah yang harus kuperbuat untuk memperoleh hidup yang kekal?”

Bacaan Alkitab Setahun : Mazmur 75; Roma 3; Bilangan 33-34

Orang yang bertanya tentang bagaimana mendapatkan hidup yang kekal ini terbilang orang yang baik. Saat Yesus berkata, “Jangan membunuh, jangan berzinah, jangan mencuri, jangan mengucapkan saksi dusta, hormatilah ayahmu dan ibumu dan kasihilah sesamamu manusia seperti dirimu sendiri.”; orang itu berkata bahwa ia telah melakukan semuanya itu. Namun sekalipun ia telah melakukan hal “baik” itu dan juga memiliki kekakayaan, orang tersebut masih merasa ada sesuatu yang hilang, ia tidak tahu apakah ia akan memperoleh kehidupan kekal itu.

Tahukah Anda, bahwa pertanyaan orang tersebut juga ditanyakan oleh setiap pribadi saat-saat ini? Setiap orang ingin mengetahui cara pasti untuk mendapatkan kehidupan kekal itu. Kenapa? Karena sekalipun kita dapat memiliki seluruh isi dunia ini, namun jika pada akhirnya kita akan binasa maka semuanya itu sia-sia.

Yesus pada akhirnya memberitahukan rahasia untuk mendapatkan hidup kekal tersebut, “Jikalau engkau hendak sempurna, pergilah, juallah segala milikmu dan berikanlah itu kepada orang-orang miskin, maka engkau akan beroleh harta di sorga, kemudian datanglah ke mari dan ikutlah Aku.” (ayat 21). Perhatikan baik-baik ayat ini, fokus Yesus sebenarnya bukan pada “juallah segala milikmu” tapi kepada “ikutlah Aku”. Kenapa saya bisa seyakin ini? Karena untuk mencapai sorga, kita tidak cukup dengan menjual segala harta kita dan mendermakannya kepada orang miskin, tapi ketika kita menerima Yesus sebagai Tuhan dan Juru Selamat dan mendahulukan kehendak tuhan dibanding dengan kepentingan dunia ini.

Sayangnya, orang yang bertanya itu mengakhiri kisah ini dengan tragis, dia pergi dengan sedih karena mengingat hartanya yang banyak. Dia tidak bersedia menukarkan kehidupan duniawi ini untuk kehidupan kekal, sangat bodoh bukan?

Jika orang itu kita anggap bodoh, mari jangan seperti dia. Hari ini, mari ingat bersama, jika Anda merasa masih ada sesuatu yang hilang dalam hidup Anda seperti orang itu, jawabannya adalah mengikut Yesus. Jika Anda sudah menerima kehidupan kekal itu di dalam Yesus Kristus, ingatlah ada banyak orang yang lebih fokus kepada masalah bagaimana mengejar harta duniawi, bukan mengumpulkan harta disorga dengan menyerahkan hidup kita sepenuhnya untuk dipimpin dalam roh dan kebenaran dan melakukan kehendakNYA bukan kehendak kita. karena kita hidup bukan kita lagi melainkan Kristus yang hidup dalam diri setiap orang yang percaya, jadi Master dari jiwa orang percaya bukan berfokus pada diri sendiri / materi melainkan kepada Yesus Kristus.

ada banyak orang bertanya-tanya bagaimana cara mendapatkannya, ceritakanlah kepada mereka bahwa Yesuslah satu-satunya jalan untuk menuju kesana.

Segala isi dunia ini tidak akan memberikan ketenangan saat kita tidak yakin akan kehidupan setelah kematian. 

Sumber : Jawaban

Share This Post

Posted by on March 15, 2012. Filed under Teologia Kebenaran. You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0. You can leave a response or trackback to this entry