Gambar Allah

Filed under: ARTIKEL |

Baca Roma 12:2 ” Janganlah kamu menjadi serupa dengan dunia ini, tetapi berubahlah oleh pembaharuan budimu, sehingga kamu dapat membedakan manakah kehendak Allah: apa yang baik, yang berkenan kepada Allah dan yang sempurna.”

Seorang  majelis gereja yang terpandang saleh, selalu beribadah ke gereja setiap minggu bahkan aktif dalam berbagai pelayanan di gereja, dia gak pernah absen dalam setiap kebaktian minggu pagi bahkan melayani di setiap kebaktian sebagai penyambut tamu, tapi kehidupan di luar gereja berbeda sekali, dia mempunyai suatu perusahaan yang dipercaya untuk dikelolah oleh para komisaris sebagai direktur perusahaan, tapi gaya memimpinnya kadang-kadang membuat anak buahnya menangis, karena gaya bicaranya seringkali menyakitkan  anak buahnya dan bukan hanya dikantor tetapi dirumah terhadap pembantu rumah tangganya pun demikian sikapnya, yaitu marah-marah dan perhitungan. bukan hanya gaya bicaranya dan sikapnya yang sangat perhitungan alias pelit, tetapi mengajak finance managernya untuk mengeluarkan uang keluar dari perusahaan, tanpa sepengetahuan para komisaris perusahaan, dengan alasan untuk mengurangi pajak perusahaan, beliau ini sangat aktif dalam berbicara didepan umum, bahkan pernah memimpin doa bersama seluruh karyawan di perusahaan pada saat acara ultah perusahaan.

Kisah diatas adalah kisah nyata, cuma penulis tidak menyebutkan nama dan siapa direktur perusahaan tersebut yang juga aktif dalam gereja, hal ini jelas nampak bahwa ada dua pribadi yang muncul dari seorang kristen sosok diatas, pribadi untuk tuhan dan pribadi untuk dunia. Jadi ada hari-hari untuk Tuhan dan ada hari-hari untuk dunia.

Bagaimana jika yang melihat kelakuannya itu bukan seorang kristen, pasti orang itu bicara bahwa, ooh pantes agamanya kristen, pasti ajarannya seperti itu,  diajarkan setiap kebaktian sampe kelakuannya seperti itu, Apakah direktur perusahaan itu sadar bahwa dirinya di guncingkan oleh orang lain, karena sosok direktur itu adalah publik figure diperusahaannya bekerja.

Sangat memalukan saudaraku, jika anda mengaku seorang kristen tapi tidak bisa menghadirkan Tuhan dimana pun anda berada, baik itu dikantor, baik itu dirumah maupun diluar rumah. boro-boro orang itu bisa kita ajak untuk kenal Tuhan Yesus, melihat kelakuan kita bisa menjadi celaan dan menjadi batu sandungan.

Diluar sana masih banyak orang kristen yang demikian, jadi bagaimana kita menjadi bisa mengenalkan Yesus Kristus kepada orang lain? dengan cara menghadirkan Yesus Kristus di setiap aspek kehidupan kita. Kita yang menjadi cermin bagi kristus untuk orang lain mengenal siapakah Yesus Kristus. hal itu tidaklah mudah untuk dilakukan, diperlukan komitmen yang konsisten dan serius untuk mengenakan kepribadian Tuhan Yesus didalam hidup kita.

Manusia Diciptakan serupa dengan gambar Allah, berarti segenap hidup, pikiran, perasaan, keinginan dan hasrat merupakan cermin dari  Allah sendiri. Marilah kita samakan setiap keinginan dan kehendak kita kepada kehendak Allah. Jadi fokusnya adalah bukan pada diri sendiri tapi berfokus kepada nama Allah dimuliakan.

Marilah kita menjadi Cermin bagi Allah, biarlah orang lain dapat melihat Allah dalam kehidupan kekristenan kita.!

Ditulis oleh RT

Share This Post

Posted by on November 5, 2012. Filed under ARTIKEL. You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0. You can leave a response or trackback to this entry