Buah Kedagingan dan Buah Roh

Filed under: ARTIKEL |

Baca: Galatia 5:24 : ” Barangsiapa menjadi milik Kristus Yess, ia telah menyalibkan daging dengan segala hawa nafsu dan keinginannya.”

Dalam Galatia 5 :16-26  diatas, kita diajarkan untuk hidup dalam roh, bukan hidup dalam daging / memuaskan hawa nafsu dan keinginannya, sebagai warga kerajaan Allah / orang yang sudah ditebus dari dosa-dosanya, tentunya kita akan hidup menurut Roh dan gaya hidup yang menghasilkan buah Roh.

Saudara dalam Injil Matius 13 dengan tegas menjelaskan hal itu dalam perumpamaan tentang seorang penabur, sebagian benih yang ditabur jatuh dipinggir jalan, lalu datanglah burung dan memakannya;sebagian jatuh di tanah yang berbatu-batu, yang tidak banyak tanahnya, tumbuh tetapi ketika terkena matahari menjadi layu dan kering; sebagian lagi jatuh di semak duri, tetapi karena dihimpit oleh semak-semak tsb menjadi mati ; sebagian jatuh di tanah yang baik, lalu menghasilkan buah berlipat ganda.

Arti Perumpamaan diatas untuk hidup kita adalah ; tubuh kita yang diumpamakan sebagai tanah bagi pertumbuhan benih tersebut, haruslah menjadi tubuh yang baik, tubuh yang kudus artinya tubuh yang tidak ditaburi oleh benih keinginan daging, dengan tubuh yang kudus bebas dari keinginan daging, kita akan berbuah berlipat ganda.

Bagaimana kita memiliki tubuh yang baik, yang kudus, yang berkenan dan yang sempurna?

Pertama :menjadikan firman sebagai dasar pertumbuhan tubuh itu (yohanes 15:4-5 mengatakan ;” Tinggalah didalam aku”) ini mengambarkan suatu hubungan yang akrab antara tuhan dan kita.Firman Tuhan yang akan membentuk karakter kita menjadi berkenan dimata Tuhan.

Kedua: memiliki persekutuan dengan Tuhan, (Mazmur 1:2,3 mengatakan bahwa kita harus merenungkan taurat Tuhan siang dan malam, artinya kita selalu menyempatkan diri untuk bersekutu, berdoa atau berdialog dengan Tuhan.)

Ketiga: melakukan firman Tuhan dalam setiap aspek kehidupan kita, memang sulit tapi untuk dapat hidup kudus dan berkenan di mata Tuhan, membutuhkan proses latihan yang tidak instan tapi bertahap sesuai waktu dan kesempatan yang Tuhan berikan kepada kita, untuk dikembalikan kepada rancangan awal yang semula.

“Marilah kita bertumbuh menyerupai gambar dan rupa Yesus Kristus ” 

source: RT

Share This Post

Posted by on October 7, 2012. Filed under ARTIKEL. You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0. You can leave a response or trackback to this entry