Arti Sukses dalam Perspektif Allah

Filed under: Teologia Kebenaran |

Setiap manusia dilahirkan pasti memiliki keinginan untuk sukses bukan?.., Setiap orang dibumi mendambakan hidup yang sukses dalam segala bidang.

Arti Sukses bagi orang dunia, mungkin mempunyai  arti memiliki kekayaan / asset yang melimpah, mempunyai karir yang tinggi, istri yang cantik,  mobil mewah dan rumah mewah, deposit dan mempunyai banyak investasi.

Betulkah sukses seperti ini yang di inginkan hampir setiap insan manusia? hampir seluruh insan manusia menjawab ya .. seperti ini yang dinginkan bahkan di mimpikan oleh hampir setiap manusia yang normal yang hidup di bawah kolong langit .

Apakah bayangan sukses didalam pikiran anda seperti dibawah ini:

   STEP1:  Waktu Kecil….Dimanja 

               STEP 2:  Waktu Dewasa …..Foya foya

                                STEP 3 : Waktu Tua…. Kaya raya

                                                 STEP 4:   Mati………….. Masuk sorga… 

Tapi seringkali kalo kita melihat fenomena ini, kita melihat kenyataannya bahwa orang fasik kadang-kadang lebih beruntung dibanding dengan anak-anak Tuhan.

Kalau kita membaca dalam mazmur 73:1-28  Dikatakan, orang fasik bertambah gemuk dan sehat, kesakitan tidak ada pada mereka. Kesenangan dan pesta pora ada pada mereka, mereka dikatakan insan yang menikmati hidup dengan semboyan hidup hanya sekali,  oleh karena itu marilah kita makan sebab besok kita mati.

Seperti dalam Kitab yesaya 22:13  firman tuhan mengatakan ; tetapi lihat, di tengah-tengah mereka ada kegirangan dan sukacita, membantai lembu dan menyembelih domba, makan daging dan minum anggur, sambil berseru: “Marilah kita makan dan minum, sebab besok kita mati!”.

Inilah gaya hidup dari orang dunia, yang tidak memikirkan masalah kekekalan yang penting gue enak hari ini, hanya itu saja yang dipikirkan hari demi hari, tapi kenyataannya mereka bertambah sehat dan gemuk, tidak ada sakit penyakit didalam mereka, tetapi dalam firman tuhan mengatakan  demikian Mazmur 73:18-19 “…(18)Sesungguhnya di tempat-tempat licin Kautaruh mereka, Kaujatuhkan mereka sehingga hancur. (19)Betapa binasa mereka dalam sekejap mata, lenyap, habis oleh karena kedahsyatan!

Akhir dari hidup orang fasik adalah kebinasaan dalam api yang kekal, mereka mudah jatuh dan hancur seketika karena Tuhan menempatkan mereka ditempat-tempat yang licin.

Ayub 20:5 “..Betapa binasa mereka dalam sekejap mata, lenyap, habis oleh karena kedahsyatan!” itulah akhir hidup dari orang fasik, orang-orang yang tidak takut akan Allah dan tidak mau hidup dalam kehendak allah.

Bukan sukses seperti kan yang anda inginkan? Arti sukses dalam perspektif Allah adalah sukses dalam melakukan kehendakNya, bukan kehendak ku yang terjadi tapi kehendakmu lah yang jadi, dalam Galatia 2:20.”…namun aku hidup, tetapi bukan lagi aku sendiri yang hidup, melainkan Kristus yang hidup di dalam aku.  Dan hidupku yang kuhidupi sekarang di dalam daging, adalah hidup oleh iman dalam Anak Allah   yang telah mengasihi aku  dan menyerahkan diri-Nya untuk aku”.

Apa maksudnya dari perkataan Tuhan diatas, kita hidup di bumi hanyalah sementara, tapi sebenarnya tempat kita bukan dari sini, dan kita harus kembali ketempat asal kita, yaitu langit baru dan bumi baru.  Untuk apa mendapatkan dunia tapi kalau anda kehilangan nyawa anda dan binasa untuk selamanya (Mat 16 :26)

Orang fasik dan orang benar layaknya seperti jalan tol dan jalan yang berbatu, mana yang anda pilih?  jika anda mengendarai kendaraan di jalan tol yang lancar mungkin anda lupa diri dan tidak sadar bahaya menghadang saudara di depan, dan jika terjadi kecelakaan habislah sudah dan mungkin akan ada korban jiwa, jika anda mengendarai kendaraan dengan kecepatan yang biasa dan penuh rintangan dan banyak polisi tidur, jika terjadi bahaya kecelakaan, apa yang anda alami hanyalah serempetan kecil yang hanya mengores mobil anda.

Begitu juga orang yang takut akan allah, karena allah menyayangi umatnya yang terpilih maka ia pasti akan memberikan masalah, kesulitan dan cobaan kepada kita, dimana hal tersebut bukan untuk menghancurkan kita, tapi kita di latih oleh tuhan menjadi umat yang terpilih dan tahan uji, sehingga kita selalu bersandar kepada kekuatan Allah selalu bukan pada kekuatan kita sendiri.

Coba Saudara Saudari bayangkan, jika hidup saudara jauh dari kesulitan dan masalah hidup / anda tidak pernah mengalami kesulitan dan kesusahan hidup, apakah anda masih mau mencari Tuhan ? Apakah anda masih mau menyembah kepada NYA ? masalah hidup yang terjadi tiap-tiap orang adalah hal yang wajar, dan itu selalu terjadi dan hal itu di ijinkan oleh Tuhan terjadi pada diri kita dengan tujuan untuk mendewasakan iman kita.

Oleh karena itu kejarlah hidup yang kudus dan selalu bersandar kepadaNYA, dan jika kita bisa bertahan sampai kesudahannya itulah Arti Sukses yang sesungguhnya.

Kiranya kebenaran dan pandangan ini dapat membuka wawasan berpikir anda sebagai anak Tuhan.

Syalom.

From: Redaksi DoaPagi.com (RT)

 

 

 

 

Share This Post

Posted by on July 25, 2012. Filed under Teologia Kebenaran. You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0. You can leave a response or trackback to this entry