Akar Pahit

Filed under: ARTIKEL |

Baca Ibrani 12:15 ” Jagalah supaya jangan ada seorang pun menjauhkan diri dari kasih karunia Allah, agar jangan tumbuh akar yang pahit yang menimbulkan kerusuhan dan yang mencemarkan banyak orang “

Kerusuhan demi kerusuhan terjadi di negri kita ; penjarahan, penganiyaan, perampokan, pembakaran gereja, kekerasan, pelecehan seksual bahkan pemerkosaan, hidup ini tidak aman dan hal itu membuat kita trauma, bila saudara pernah menjadi korban dari kerusuhan, atau anda pernah tumbuh dalam keluarga yang penuh kekerasan, pasti tumbuh akar pahit dalam hati saudara yang tidak mudah dilupakan dalam hidup saudara.

Akar pahit sepertinya mustahil di hilangkan dalam kehidupan seseorang yang pernah mengalami hal-hal yang pahit, bahkan ada kisah nyata seseorang yang pernah berkata kepada saya, dia pernah mengalami akar pahit yang sampai mati pun dia tidak mungkin mengampuni orang itu, keluarganya pernah dijahati oleh seseorang yang pernah dia tolong, bahkan seluruh keluarganya pun ditanggung keperluan hidupnya, suami istri diberikan pekerjaan, baik keperluan anaknya untuk kuliah pun ditanggung biayanya, serasa seperti keluarga sendiri, tapi akhirnya dia mengetahui bahwa orang yang ditolongnya ternyata berbuat jahat dan sudah mengkorupsi sejumlah perusahaannya, pelakunya adalah ayahnya dan anak laki-lakinya. Serasa hilang pengendalian diri, timbul dalam dirinya suatu dendam dan akhir pahit yang dalam kepada orang itu. Dan ketika saya bertanya kapan anda bisa mengampuni orang tersebut ? jawabnya ; tidak akan .

Ada suatu kisah yang pernah masuk dalam kesaksian hidup di jawaban dot com,  yang kebetulan saya kenal orangnya, karena saya pernah bertemu sekali dengan ibu tsb, dia mempunyai perusahaan yang cukup besar dan hanya dikarunia satu orang saja.menginjak dewasa  anaknya pada saat umur 17 tahun berkenalan seorang pria, yang ternyata pria tersebut mau mencelakai anak tunggalnya dan akhir cerita anaknya meninggal karena pengaruh diberikan obat bius yang berlebihan, si ibu penuh kesedihan menemui pembunuh anaknya itu, dan akhirnya dia bisa memaafkan pembunuh anaknya itu, kenapa si ibu bisa melakukan itu ?

Bagaimana caranya si Ibu yang kehilangan anaknya  menghilangkan akar pahit ;

1. Merenung kasih Tuhan, Betapa besar kasih Allah pada kita, sehingga kita seharusnya binasa dalam api kekal tapi kita sudah diselamatkan oleh pengorbanan Yesus Kristus di kayu salib, dia menderita sebagai ganti penebus dosa kita. Apakah kita bisa membenci orang sedangkan kita diberikan pengampunan oleh Tuhan Yesus atas semua dosa kita ?

2. Berdoa kepada Tuhan, meminta pimpinan Roh Kudus untuk dapat memampukan kita dalam mengampuni orang yang bersalah kepada kita.

Akar pahit hanya membawa orang kepada kesedihan dan kebencian, menghabiskan banyak energi dan waktu kita untuk memelihara akar pahit didalam hati kita, jadi tidak ada gunanya kita pelihara akar pahit itu didalam hidup kita.

Hanya dengan dua langkah diatas, kita dapat melepaskan semua akar pahit kita, karena jika seseorang bisa memindahkan hatinya kepada sorga, tentu dia dapat mengampuni orang lain seperti Kristus yang sudah mengampuni kita semua.

Bisakah anda melepaskan Akar pahit dari kehidupan anda ?

Ditulis oleh RT

 

Share This Post

Posted by on October 24, 2012. Filed under ARTIKEL. You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0. You can leave a response or trackback to this entry